Logo PKS Tanah Sareal

PKS TANAH SAREAL

Selamat datang di Website resmi PKS Tanah Sareal. Temukan informasi terbaru, kegiatan, dan aspirasi kami untuk kemajuan masyarakat.

Sektor Pertanian Tumbuh Paling Tinggi sebagai Kado Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI

Sumbawa (17/08) — Rasa syukur atas Kemerdekaan Bangsa Indonesia, disampaikan Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Johan Rosihan, dalam acara Kreasi Syukuri Kemerdekaan yang digelar Fraksi PKS DPR RI secara virtual, Senin, (17/08).

“Syukur mendalam kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah menganugerahkan Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai sebuah negara berdaulat yang memiliki cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil dan Makmur,” ungkap Johan dalam Reportase Spesial Event melalui daring ini.

Johan menambahkan, Syukur itu wajib kita lakukan karena Negeri kita mendapatkan anugerah tanah yang subur, kekayaan alam yang berlimpah dan jenis pangan yang beragam.

“Kita harus bersyukur karena Indonesia memiliki 77 jenis pangan sumber karbohidrat, 75 jenis pangan sumber protein, 110 jenis rempah dan bumbu, 389 jenis buah-buahan, 228 jenis sayuran, 26 jenis kacang-kacangan dan 40 jenis bahan minuman,” papar Johan.

Salah satu kreasi kita bersyukur atas kemerdekaan ini, lanjut Johan adalah dengan cara membangun kemandirian pangan, yaitu terus berusaha meningkatkan produksi pangan dalam negeri, meningkatkan nilai tambah bagi petani serta menghilangkan ketergantungan impor pangan menuju kedaulatan pangan.

“Saat ini kita bersyukur pada masa pandemi ini, sektor tanaman pangan mengalami pertumbuhan paling tinggi yaitu sebesar 9,23% dan pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi selama tiga tahun terakhir,” terang Anggota Komisi IV DPR RI ini.

Pada tahun 1952, kata Johan, Bung Karno telah mengingatkan kita semua bahwa persoalan pangan merupakan persoalan hidup dan mati rakyat kita, jika kita mengabaikan urusan pangan maka kita akan mengalami malapetaka.

“Untuk itulah, Mari bergandengan tangan untuk memperkuat kemandirian pangan kita, kita songsong Indonesia Maju yang memiliki kedaulatan pangan yang disegani di seluruh dunia”, tegas Johan.

Johan menyatakan bahwa PDB (product domestic bruto) sektor pertanian menjadi penyumbang tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II tahun 2020.

“Hal ini merupakan kado yang istimewa bertepatan dengan hari ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-75, karena sector pertanian telah membuktikan mampu tumbuh di saat pertumbuhan ekonomi nasional mengalami penurunan sebesar 4,19 persen (Q to Q) dan secara year on year (yoy) turun 5,32 persen,” jelas Johan.

Johan menilai pertumbuhan positif sector pertanian menunjukkan bahwa petani kita telah bekerja keras pada saat pandemi yang serba sulit ini dengan peningkatan produktivitas pertanian.

“Saya menilai ini adalah bentuk kontribusi petani dalam mengisi kemerdekaan kita”, ujar Johan.

Politisi PKS ini memaparkan berdasarkan data dari BPS, bahwa PDB pertanian tumbuh 16,24% (Q to Q) dan secara year on year (yoy) memberikan kontribusi positif dengan pertumbuhan sebesar 2,19%.

Atas pertumbuhan yang baik ini, Johan memberikan apresiasi terkhusus pada subsector tanaman pangan yang mengalami pertumbuhan paling tinggi yaitu sebesar 9,23%.

“Semoga hal ini menjadi momentum untuk semakin memperkuat kemandirian pangan kita karena pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi selama tiga tahun terakhir”, papar Johan.

Legislator dari NTB ini berharap Pemerintah menjadikan sektor pertanian sebagai kunci utama, jika ingin meningkatkan bobot pertumbuhan ekonomi nasional pada masa pandemi ini dan membuat kebijakan yang mendukung kemandirian pangan kita.

“Peningkatan produksi pangan dalam negeri harus terus dilakukan, peningkatan nilai tambah bagi petani serta menghilangkan ketergantungan impor pangan”, harap Johan.

Sebagai wakil rakyat, pada momentum hari kemerdekaan ini Johan ingin menyampaikan penghargaan yang tulus dan apresiasi yang tinggi kepada para petani yang terus berjuang dengan tetesan keringat dan bersusah payah untuk meningkatkan produksi pertanian bahkan dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya pertanian.

Bagi Johan, petani adalah pelaku utama dari pembangunan pertanian maka sudah semestinya pemerintah harus selalu memperhatikan nasib petani untuk bisa lebih sejahtera.



Sumber: Fraksi PKS DPR RI
Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال