Johan Desak Pemerintah Menjamin Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan selama PSBB di Jawa-Bali

Sumbawa (06/01) — Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Johan Rosihan mendesak pemerintah harus memastikan dan menjamin stabilisasi pasokan dan harga pangan selama diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di sepanjang Pulau Jawa dan Bali.

Menurut Johan, kondisi tersebut juga membawa konsekuensi diterapkannya pembatasan kapasitas bagi beroperasinya distribusi kebutuhan pokok dan pasokan pangan ke berbagai daerah di Pulau Jawa dan Bali.

Politisi PKS ini mengingatkan Pemerintah untuk memperbaiki rantai distribusi pangan selama PSBB Jawa Bali dengan cara menjamin pasokan dan stabilitas harga pangan melalui strategi peningkatan produksi pangan di wilayah defisit untuk menghindari terjadinya krisis pangan, khususnya di wilayah rentan rawan pangan yang masih banyak terdapat di sepanjang Pulau Jawa dan Bali.

Di samping itu, Johan mendesak agar dilakukan perbaikan sistem distribusi pangan, pengembangan kelembagaan dan mendorong konsumsi pangan lokal di sepanjang Pulau Jawa dan Bali.

“Hal ini penting dilakukan agar selama PSBB ini tidak terjadi persoalan pangan yang dapat merugikan stabilitas nasional,” ujar Johan.

Legislator dari dapil NTB 1 ini menambahkan agar pemerintah segera mengantisipasi mahalnya harga pangan selama diberlakukannya PSBB Jawa Bali.

Johan memberikan saran agar pemerintah mesti melakukan efisiensi biaya logistik dengan cara mengembangkan Kawasan Produsen Pangan agar dekat dengan daerah konsumen.

“Selain itu, pemerintah dapat menerapkan sistem pemasaran digital untuk mempermudah transaksi dan menerapkan aturan pembatasan sosial untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat”, papar Johan.

Wakil rakyat dari Pulau Sumbawa ini menegaskan kepada pemerintah agar memperbaiki instrumen tata niaga pangan dan menyarankan pemerintah dapat melakukan desain untuk membuat pasar pangan yang melayani individu/keluarga dan pasar pangan yang melayani bisnis agar stock pangan terpantau dengan harga yang terkendali.

“Hal ini penting dilakukan sebagai inovasi distribusi pangan selama PSBB ini agar penyelenggaraan pangan berjalan dengan baik pada masa PSBB Jawa Bali ini,” pungkas Johan.

Selama PSBB Jawa Bali nanti, Johan juga mendesak pemerintah agar memperbaiki sistem logistik pangan dengan presisi tinggi, yang mampu menjamin akurasi dalam menghitung permintaan (demand) dan pasokan (supply) secara akurat dan real-time.

“Hal ini penting dilakukan untuk menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat selama PSBB pada masa pandemi ini,” tutup Johan.



Sumber: Fraksi PKS DPR RI

Top Post Ad

Below Post Ad