Logo PKS Tanah Sareal

PKS TANAH SAREAL

Selamat datang di Website resmi PKS Tanah Sareal. Temukan informasi terbaru, kegiatan, dan aspirasi kami untuk kemajuan masyarakat.

Tinjau Pembangunan Jalan Tol Sukabumi, Aleg PKS: Infrastruktur Percepat Perekonomian Daerah

Bogor (20/03) — Sukabumi menjadi salah satu daerah sasaran berbagai pembangun strategis nasional. Mulai dari Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), double track, bandara. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi V DPR RI, Toriq Hidayat.

“Kota Sukabumi bersiap menghadapi selesainya pembangunan jalan tol Ciawi-Sukabumi seksi II Cigombong-Cibadak pada Agustus 2021”, ungkap Toriq pada kunjungan kerjanya meninjau pembangunan Tol Sukabumi (18/03/2021)

Politisi PKS dari dapil Jabar 11 ini mengungkapkan, berbagai paket kebijakan pusat terkait pembangunan infrastruktur di Sukabumi merupakan bagian dari pembangunan Jabar Selatan.

“Saya sangat terkesan melihat Sukabumi sebagai bagian dari Jabar Selatan yang saat ini tengah diprioritaskan oleh Pemerintah Pusat, mulai dari Tol Bocimi, dobel trek hingga bandara,” ungkap Toriq

Namun demikian, kiranya masyarakat Sukabumi harus mempersiapkan diri agar dapat menyesuaikan dengan berbagai pembangunan strategsi tersebut. Baik itu dampak positif maupun dampak negatifnya.

Menurutnya, Pembangunan Tol Jabar Selatan ini bisa membuat konektivitas antara ibu kota Indonesia dan ibu kota/Kabupaten khususnya Sukabumi akan semakin cepat, khususnya dari sisi percepatan ekonomi akan sangat luar biasa karena konektivitasnya berbanding lurus dengan pusat.

“Produk komoditas pertanian perkebunan terkonektivitas, termasuk komoditas produk jadi hingga pergerakan jasa. Belum lagi potensi pariwisatanya, Kabupaten Sukabumi bagaikan magnet bagi para wisatawan. Ini tentunya jadi peluang pemerintah daerah dan warga loka untuk meningkatkan sumber pendapatan, termasuk pelayanan kuliner dan perhotelan,” jelas Toriq.

Namun begitu, terdapat hal-hal yang dikhawatirkannya. ia menyebut terdapat dua aspek yang dikhawatirkan luput disinggung oleh pemerintah ketika hanya fokus pada pembangunan materi. Yakni aspek sosial budaya dan kultur.

“Seringkali kita terkesima dengan pembangunan pada suatu daerah, namun dirasakan kearifan lokalnya mulai luntur, terutama milenial. Dari ngobrol hingga ikon-ikon lokalnya kadang banyak yang tidak tahu” ungkap Toriq.

Belum lagi tentang sejarah-sejarah daerah kelahirannya,Tambahnya, kemudian gaya hidup dan lainnya. Pun demikian setelah konektivitas terjadi, pertukaran informasi dan lainya ketika konektivitas terbangun akan cepat.

“Maka dari itu, berbagai proyek strategis ini harus diimbangi juga oleh rencana pemerintah daerah yang harus mempersiapkan berbagai hal. Termasuk kesiapan masyarakat dalam menyambut berbagai pembangunan strategis didaerahnya agar dapat meminimalisir dampak negatif”, pungkas Toriq.



Sumber: Fraksi PKS DPR RI
Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال