Logo PKS Tanah Sareal

PKS TANAH SAREAL

Selamat datang di Website resmi PKS Tanah Sareal. Temukan informasi terbaru, kegiatan, dan aspirasi kami untuk kemajuan masyarakat.

Refleksi Hari Anak Nasional, Iskan: Hak Anak Harus Terpenuhi Ditengah Pandemi

Jakarta (24/07) — Hari Anak Nasional (HAN) menjadi momen untuk kembali melakukan refleksi pemenuhan hak anak, terutama di tengah masa pandemi virus corona seperti saat ini.

Anggota komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Iskan Qolba Lubis yang juga merupakan mitra kerja KPAI (komisi perlindungan anak indonesia) mengatakan anak mempunyai hak.

“Hak anak diantaranya hak atas pengasuhan, hak atas kesehatan, hak atas perlindungan, hingga hak atas pendidikan,” papar Iskan.

Pada situasi pandemi corona virus seperti saat ini, lanjut iskan , yang paling penting bagi anak saat ini adalah mengenai pendidikan dan pengasuhan serta perlindungan kesehatannya.

Sejak wabah corona virus terjadi di Tanah Air, sebagian besar anak-anak menjalani pembelajaran dari rumah.
Sehingga opsi daring (belajar online) menjadi solusi yang diterapkan pemerintah. Dikarenakan anak termasuk rentan terinfeksi penularan virus covid-19.

“Apalagi dalam masa adaptasi kebiasaan baru, anak-anak juga perlu teredukasi dengan terbiasanya protokol kesehatan. Sehingga perlu langkah yang serius dari pemerintah terhadap hak pendidikan bagi anak indonesia. Belajar daring yang sudah berjalan saat ini, banyak menimbulkan catatan kritis saya bagi pemerintah” tegas Iskan

Selain itu, lanjut Iskan, pihaknya juga mendorong KPAI agar memperhatikan nasib anak ditengah pandemi yang masih berlangsung khususnya dalam dunia pendidikan.

“Belajar daring itu menimbulkan pengeluaran yang double bagi orang tua si anak, selain menyiapkan fasilitas handphone bagi anak, pembelian paket data juga menjadi pengeluaran tambahan rumah tangga, belum lagi uang SPP yang tetap wajib dibayarkan oleh orang tua” ungkapnya

Yang lebih parah, lanjut legislator PKS ini Pemerintah harus memperhatikan psikologis anak saat ini, karena sudah di survei oleh beberapa lembaga bahwa masih banyak anak yang tidak dapat mengakses pembelajaran secara daring.

“Kendala orang tua mulai dari ketidakmampuan membeli fasilitas handphone atau membeli paket data bahkan ketiadaan jaringan di tempat tinggal nya berada” tegas iskan

Iskan menambahkan jangan sampai proses pembelajaran daring ditengah pandemi ini memunculkan masalah baru bagi psikologis anak.

“Tidak boleh ada jurang sosial yang tercipta dari si kaya dan si miskin, maupun yang punya handphone dengan yang tidak punya handphone karena dalam dunia pendidikan, semua anak dari kasta sosial manapun harus mendapatkan hak yang sama,” tandas Iskan.

“Selamat hari anak nasional tahun 2020, semoga Pemerintah bisa hadir dalam penuntasan dan pemenuhan hak-hak anak di tengah pandemi virus covid-19 khususnya dalam dunia pendidikan dan kesehatan” tutup Iskan.



Sumber: Fraksi PKS DPR RI
Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال