Logo PKS Tanah Sareal

PKS TANAH SAREAL

Selamat datang di Website resmi PKS Tanah Sareal. Temukan informasi terbaru, kegiatan, dan aspirasi kami untuk kemajuan masyarakat.

Pimpin Upacara HUT ke-75 RI, Netty: Pemerintah Jangan Khianati Pahlawan dan Janji Kemerdekaan

Cirebon (17/08) — Netty Prasetiyani Aher, Wakil Ketua FPKS DPR RI memimpin upacara peringatan HUT RI ke-75 di halaman kantor DPD PKS Kabupaten Cirebon, Senin, (17/08).

“Kita tegaskan kecintaan PKS kepada republik ini dengan terus bekerja melayani rakyat. Tunjukkan bahwa kader PKS mencintai NKRI ini dengan tulus. Tidak boleh ada orang yang meragukan kecintaan kita terhadap Indonesia,” ungkap Netty dihadapan para anggota DPRD kabupaten, pengurus DPD dan segenap kader PKS.

Netty meminta segenap kader dan simpatisan PKS agar tetap semangat, terus berkontribusi dan meningkatkan kewaspadaan di tengah merebaknya wabah Covid-19.

“Hari Kemerdekaan ditandai dengan 142.081 kasus terkonfirmasi di seluruh Indonesia dan ditemukannya kluster-kluster baru transmisi Covid-19 di berbagai daerah. Hal ini sangat memprihatinkan dan harus segera ditangani,” ujarnya.

Oleh karena itu, dengan semangat perjuangan merebut kemerdekaan, saya minta Pemerintah bersungguh-sungguh melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa, yaitu memberikan keadilan dan kesejahteraan pada rakyat.

“Jangan khianati para pahlawan yang telah gugur. Pemerintah jangan sampai terus mendzalimi rakyat dengan sikap dan kebijakan di berbagai bidang yang tidak pro rakyat,” ucap tokoh perempuan Jawa Barat ini.

Setelah kegiatan upacara, dilakukan lomba membaca teks proklamasi dan dilanjutkan dengan penampilan seni Tari Topeng khas Cirebon.

“Tari Topeng ini dibawakan oleh anak muda pelajar Cirebon sebagai bentuk kecintaan terhadap seni budaya Indonesia dengan segala keragaman di dalamnya. Dengan mencintai budaya lokal diharapkan terbangun wawasan kebangsaan dan nasionalisme yang kokoh,” lanjut aleg dapil Jabar 8 ini.

Menurut Netty, seni budaya adalah salah satu dari tiga aspek penting dalam kehidupan selain agama dan ilmu pengetahuan.

“Mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan 3 hal:
Agama, ilmu, dan seni. Agama membuat hidup kita terarah, ilmu menjadikan hidup lebih mudah, seni membuat hidup menjadi indah. Kombinasi ketiganya menjadikan manusia Indonesia sebagai manusia yang unggul dan utuh “, tutup Netty.



Sumber: Fraksi PKS DPR RI
Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال