Logo PKS Tanah Sareal

PKS TANAH SAREAL

Selamat datang di Website resmi PKS Tanah Sareal. Temukan informasi terbaru, kegiatan, dan aspirasi kami untuk kemajuan masyarakat.

Saat Reses ke Kodim Bekasi, DPR Dukung Pembelajaran Tatap Muka dengan Syarat

Bekasi (04/08) — Anggota DPR RI Nur Azizah Tamhid, disela kunjungan reses DPR RI masa sidang ke IV di Kodim 0507 Kota Bekasi, Ahad, (27/08/2020) lalu, menanggapi perihal pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19.

Menurut Nur Azizah, berbagai keluhan wali murid seputar pembelajaran di era pandemi Covid-19 dengan tidak adanya sekolah tatap muka.

“Selain merepotkan orang tua, karena adanya tuntutan untuk mengajarkan putra putrinya dengan berbagai ragam tugas dan target dari sekolah, juga beratnya tambahan biaya listrik juga internet yang menjadi tinggi,” ungkapnya.

Belum lagi dampak kebosanan, lanjutnya, kejenuhan karena minimnya aktivitas fisik dan sosial yang akhirnya cenderung melahirkan permasalahan baru seperti makin hilangnya sikap disiplin.

“Sebagaimana jika dibandingkan saat pembelajaran offline di sekolah yang terikat waktu, anak dituntut hadir ke sekolah tepat waktu, saat ini kebiasaan bangun pagi untuk bergegas ke sekolah nyaris terabaikan,” terangnya.

Disiplin terkait hal lainnya pun, kata Nur Azizah, juga tak ada lagi sebagaimana diungkapkan Pasiintel Dim Kap Inf Sahari, melihat fenomena saat ini khususnya masyarakat Bekasi.

“Sifat dan sikap sosial yang secara efektif terasah saat adanya interaksi sosial secara langsung mempertajam berbagai efek pembelajaran Jarak Jauh, tak dipungkiri menurunnya mutu dan kualitas anak didik, hal tersebut menjadi PR besar yang harus dicari solusi dan harga yang sangat mahal selain yang harus dibayar selain korban jiwa atas dampak pandemi covid 19,” paparnya.

“Hal tersebut, tentu harus juga menjadi prioritas dan mendapat perhatian, karena keamanan dan ketentraman akan terwujud dari lingkaran kecil yaitu di rumah”, imbuhnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Nur Azizah pun menyampaikan bahwa dilihat dari dampak yg terjadi, anak tetap membutuhkan sosialisasi langsung untuk tumbuh kembang fisik dan otaknya.

“Faktanya problem utama adalah mengajarkan penerapan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan perilaku jaga jarak,” ujarnya.

Sekolah tatap muka, kata Anggota DPR Asal Dapil Depok-Bekasi ini, harus bisa dikontrol dengan baik dalam mempraktekan PHBS dan penerapan protokol kesehatan.

“Secara objektif untuk pembelajaran tatap muka di sekolah itu lebih baik dan bagus. Tentunya, jika akan menjadi pilihan meski pandemi ini belum berakhir, pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta lembaga pendidikan harus menerapkan protokol kesehatan juga orang tua atau walimurid harus membekali konsumsi makanan yang sehat dari rumah”, pungkas Nur Azizah yang hadir didampingi suami Nur Mahmudi Isma’il, Walikota Depok periode 2006-2016.

Dandim 0507 Bekasi Letkol Arm Iwan Aprianto SIP mengapresiasi kunjungan Nur Azizah Tamhid, dalam masa tugas resesnya berkunjung ke Markas Kodim 0507 Bekasi dan menyampaikan harapan agar pendidikan harus lebih diperhatikan dan diperbaiki untuk kemajuan generasi masa depan.

“Pemerintah Kota Bekasi telah mengatur SOP yang dimaksud dan belum lama ini kami sudah melakukan peninjauan langsung ke beberapa sekolah”, pungkasnya.

Menerima Anggota DPR RI Fraksi PKS yang juga didampingi anggota DPRD Kota Bekasi Eka Widyani, Dandim 0507 Bekasi didampingi
Kapten Inf Sahari (Pasiintel Dim), Kapt Inf Sanusi (Pasilog Dim), Kapt Inf Kusmayadi (Pasi Pers Dim), Kapt Inf Sutadi (Pasi Ops Dim) dan Kapt CBA Misul (Kaur Bakti Dim)



Sumber: Fraksi PKS DPR RI
Lebih baru Lebih lama

ads

ads

نموذج الاتصال