Rofik Hananto Salurkan Paket Konverter Kit bagi Petani di Kabupaten Purbalingga

Purbalingga (12/11) — Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Rofik Hananto kembali menyerahan bantuan Paket konversi BBM ke BBG untuk mesin pompa air bagi petani sasaran di daerah pemilihannya, kali ini rofik mendistribusikan di Kabupaten Purbalingga.

Kegiatan sosialisasi sekaligus pendistribusian paket bantuan Konversi BBM Ke BBG untuk Petani Sasaran di Kabupaten Purbalingga dilaksakaan di UPT Perbenihan Dinas Pertanian Kab. Purbalingga pada Rabu, 11 November 2020.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Sub Bagian Kekayaan Negara Dirjen Migas: Tony Ardi Priharjanto, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga: Mukodam, Sales Branch Manager Rayon VI Tegal PT Pertamina: Handy Tri Husodo, dan Cahyo Susilo selaku Ketua Fraksi PKS DPRD Kab. Purbalingga yang sekaligus mewakili Rofik Hananto yang berhalangan.

Sebanyak 171 Petani di Purbalingga mendapatkan bantuan paket konverter kit berupa mesin pompa air, konverter kit BBM Ke BBG, Tabung Lpg 3 Kg & Isinya.

Sebelumnya pria yang akrab dipanggil mas rofik ini juga telah mendistribusikan bantuan ini di Kabupaten Kebumen sebanyak 400 Paket.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga Mukodam, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan kepada para petani di Purbalingga.

“Kami atas nama pemerintah Kabupaten Purbalingga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Rofik Hananto selaku Anggota DPR RI Komisi VII dan kepada Kementrian ESDM atas bantuannya, ini membuktikan bahwa banyak yang memperhatikan dan peduli kepada para petani.” Kata Mukodam

Kepala Sub Bagian Kekayaan Negara Dirjen Migas Tony Ardi Priharjanto berpesan kepada para petani agar bantuan ini dijaga dan tidak diperjualbelikan.

Ketua Fraksi PKS DPRD Purbalingga Cahyo Susilo mengatakan bantuan konverter kit merupakan program kemitraan Kementrian ESDM dan komisi VII DPR RI. Cahyo berharap dengan bantuan ini dapat meringankan biaya produksi para petani.

Ditempat lain Rofik mengatakan bahwa program ini sesuai dengan peraturan presiden nomor 38 tahun 2019 tentang penyediaan, pendistribusian, dan penetapan harga liquefied petroleum gas untuk kapal penagkap ikan bagi nelayan sasaran dan mesin pompa air bagi petani sasaran.

Program ini juga menjadi salah satu solusi energi alternatif yang lebih ramah lingkungan.

“Program konversi BBM ke BBG merupakan salah satu solusi penyediaan energi alternatif yang lebih ramah lingkungan, pemerintah melakukan kebijakan diversifikasi penggunaan bahan bakar minyak ke bahan bakar gas sebagai bagian dari kebijakan energi nasional untuk mendukung ketahanan energi” Kata Rofik

Rofik menambahkan selain pemanfaatan bahan bakar gas untuk mesin pompa irigasi memberikan dampak positif kepada masyarakat terutama untuk petani sasaran melalui penghematan pengeluaran biaya bahan bakar sampai dengan 50%.

Rofik Hananto berpesan agar paket bantuan ini dapat dirawat sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam jangka panjang.



Sumber: Fraksi PKS DPR RI

Top Post Ad

Below Post Ad