POSMI Indonesia Resmi Luncurkan Senam Indonesia Bangkit


Perkumpulan Olahraga Senam Massal Indonesia (Posmi) resmi meluncurkan Senam Indonesia Bangkit (SIB) di Gelanggang Olahraga (GOR) Otista, Jakarta Timur, Kamis (02/06/2022).

Ketua Umum Posmi Indonesia Iwan Suryawan mengatakan bahwa peluncuran SIB ini juga bersamaan dengan giat Training of Trainer (TOT) bagi para instruktur senam se-Indonesia.

“Mudah-mudahan dengan adanya TOT ini, gerakan Senam Indonesia Bangkit bisa dikenal masyarakat luas. Melalui gerakan Senam Indonesia Bangkit ini, POSMI ingin memberikan alternatif gerakan senam yang bisa dipakai oleh masyarakat agar bisa sehat dan bugar” ucapnya.

Iwan pun menambahkan bahwa Posmi tidak berjalan sendiri, mereka bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia guna memaksimalkan peluncuran senam SIB.

Terkait penamaan Senam Indonesia Bangkit, Iwan Suryawan menyakini bahwa dengan aplikasikan gaya hidup sehat, masyarakat Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan imbas terjangan pandemi.

“Kami sengaja memberikan nama Senam Indonesia Bangkit karena kami percaya SIB ini bisa menggairahkan kembali kehidupan masyarakat Indonesia. Kami rancang tiap gerakan SIB ini untuk hadirkan suasana bahagia dan ceria
” tukas pria yang juga anggota DPRD Jawa Barat ini.

Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI Dr. Raden Isnanta M. Pd turut hadir di peluncuran SIB ini.

“Sebuah judul yang keren, bahwa kita harus bagkit dari keterpurukan ekonomi, bangkit dari pandemi,” katanya.

Dirinya menambahkan bahwa senam merupakan media yang efektif untuk hadirkan masyarakat yang sehat dan bugar.

“Bugar dan sehat menjadi modal awal penunjang aktifitas kehidupan masyarakat. Kemenporan dan Posmi berkolaborasi mengajak masyarakat untuk rutin berolahraga. Saya apresiasi Posmi yang sudah menyediakan sebuah instrumen yang bernama Senam Indonesia Bangkit. Mari praktikkan dengan rutin dan penuh kegembiraan, insya Allah kita akan mendapatkan kondisi sehat lahir batin, sehat jasmani dan rohani, salam olahraga,” tutup Dr. Raden Isnanta.

Top Post Ad

Below Post Ad